Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2025

Membaca Kembali Lembar yang Salah: Catatan dari Sudut Kepala Tiga

Ada sebuah ekspektasi yang tidak tertulis ketika kita memasuki usia tiga puluh: kita harus sudah "jadi". Menjadi mapan, menjadi kuat, menjadi tiang yang kokoh, atau setidaknya menjadi apa yang dulu digambarkan oleh lembar piagam dan piala masa sekolah. Namun, di sinilah aku sekarang. Duduk di sebuah sudut yang sepi, menatap tangan yang tidak sekuat ekspektasi orang-orang, dan menyadari bahwa realitas berjalan ke arah yang sepenuhnya berbeda. Dulu, aku mengira hidup adalah garis lurus dari prestasi menuju kesuksesan. Aku lupa bahwa hidup juga melibatkan ruang, fisik, dan materi. Ketika keterbatasan ekonomi mengepung ruang gerak, dan fisikku tidak dirancang untuk menahan beban kasar dunia luar, aku mulai merasa seperti barang pecah belah di tengah badai batu. Aku sering merasa malu. Malu pada masa lalu yang sempat bersinar, dan malu pada standar maskulinitas di sekitarku yang mengukur harga seorang pria dari otot, ketegasan, dan pekerjaan-pekerjaan berat. Dalam narasi dunia, pr...

Laki-Laki yang Berbeda

Aku bukan barang yang cacat dari pabrik. Kadang aku membayangkan Sang Pencipta menggoreskan kuas-Nya dengan senyuman kecil saat membentukku. Mungkin Dia berbisik, “Kali ini warnanya agak berbeda.” Namun dunia di bawah sana tidak menyukai warna yang tak biasa. Mereka lebih suka segalanya seragam. Aku adalah laki-laki. Aku memiliki keinginan untuk berdiri teguh. Namun di dalam sana ada kelembutan yang tak pernah bisa kuhapus sepenuhnya. Ada melodi yang selalu bergetar pada nada yang berbeda dari kebanyakan orang. Aku pernah berusaha memotong nada itu, mengubah iramanya, bahkan memaksanya mengikuti lagu yang dinyanyikan orang banyak. Seperti potongan puzzle yang indah, tapi selalu dipaksa masuk ke gambar yang bukan miliknya. Setiap kali dipukul agar pas, ada bagian yang retak. Semakin aku memaksa, semakin aku kehilangan keindahan asliku. Hingga akhirnya aku mengerti: Aku bukan puzzle yang salah. Aku hanya dimaksudkan untuk gambar yang lain. Di kanvas yang berbeda, potonganku ini akan pas ...