Langsung ke konten utama

Postingan

Asa ku

Kucoba berjuang dalam pusaran arus Merangkak hingga ketepian telaga Tapi apa lacur, asaku yang terseret gelombang Tak lagi bisa kupertahankan _

你偷偷

Kamu diam-diam muncul Membuatku sedikit bingung Bercerita tentang arah Arah yang sedikit berbeda dari yang kubayangkan Kamu diam-diam muncul Aku berdiam diri di sudut untuk berpikir Situasi apa ini? Pikiranku kosong Aku tidak bisa berpikir apa-apa ... Sedikit demi sedikit kuungkapkan kepadamu Siapa diriku sebenarnya Cinta memintaku untuk berhenti Bodohnya aku masih tetap tinggal Bagaimana aku harus memulihkan hatimu? Jika kamu tidak pernah terluka Apa yang kulindungi tidak akan pernah berguna Omong kosong apa lagi yang harus kukatakan untuk menutupi semua Akhirnya kukatakan kepadanya bahwa Cinta terdalamku ada padamu Tidak peduli apapun akan kulakukan *** (I love this song so much) Penggalan lyrics from one of my favorite songs.

Dosa Zhohir dan Dosa Batin

Tadi di mesjid dengerin Khotib khotbah tentang dosa zhohir dan batin. Dosa zhohir (yang tampak) mudah untuk diperbaiki, dan pelakunya juga mudah untuk bertobat. Sementara dosa batin (yang tidak tampak karena dilakukan dengan hati) sangat sulit bagi pelakunya untuk bertobat, karena terkadang pelakunya sendiri bahkan tidak menyadari perbuatannya itu. Ya Tuhan, kalau dipikir - pikir sudah berapa banyak dosa batin yang selama ini diperbuat. Ya mau bagaimana lagi, terkadang hati seperti memiliki otak sendiri. Dia merasakan apa yang mau ia rasakan dan memilih apa yang mau ia pilih. Meskipun otak di kepala terkadang tidak setuju, namun apa daya. Dia hati, tempat segala macam rasa berlabuh.

My Kind Of Story

I don't know what's this, some kind of confession? No. Just so people know why I acted this way. So I've been asked a lot about why I never visited the dormitory after graduation. The reason, it was because I don't want to meet with some people if I go there to be honest. I've been through hell in that place, in that damn school, people just don't know how much I suffered mentally. I've been bullied, yeah that sounds cliche, right? Cliche it is, but that was the truth. Maybe not physically because I never got hit, and nobody punched me in the face, or no one kicked my ass, but I always got verbal abuse from those people. Is verbal abuse not the kind of bullies? If it's not, then I don't know what the bullies are. I don't get it why those people are nasty to me, what did I do wrong I don't know that. I mean like when you're nasty and be mean to someone it must be because he makes you uncomfortable, he annoys you, or he disturb you. But...

I'm Just His Bastard (Jake Omega) Part II

"Jake, where are you boy? Come here I wanna talk." Suara uncle Xander menggema di rumah bertingkat peninggalan grandpa, aku langsung keluar dari kamar dan melihat uncle Xander berdiri sambil berjalan mondar-mandir diruang tamu. "There you are, come here" dia kemudian duduk di sofa dengan kaki kanan menyilang diatas lulut kirinya, sementara tangan kanannya memegang rokok berukuran besar yang dia hisap. *** To be continued ....

What do you gonna do?

What do you gonna do with your life? Ini adalah pertanyaan yang teramat sering muncul di pikiran. Setiap orang pasti punya cita-cita atau sesuatu yang mereka anggap tujuan hidup. Well, I used to have it too. But I'm not so sure right now. Setiap orang pasti pernah berpikir ingin jadi apa nantinya, ingin bekerja dimana, dan banyak pikiran-pikiran lainnya. Tapi tidak semua orang bisa mencapainya. Ada banyak hal dan faktor yang menjadi penyebabnya. Dan setiap orang mungkin memilki penyebab yang berbeda. I just wanna say that every efforts we did, it's results might not be the same as we imagined it or as we want it to be. Damn!

Sunyi

Hari ini... Kesunyian itu kembali lagi Entah sampai kapan Kesunyian itu akan terus menghampiriku Aku benci... Aku benci dengan kesunyian ini Entah apa yang ia inginkan dariku Apa salahku padanya Ia selalu membuatku kesepian Seakan-akan aku tidak diinginkan di dunia ini Kau tahu... Andai kau juga makhluk yang berwujud sepertiku Maka aku akan membunuhmu Wahai kesunyian Tapi... Terkadang aku juga benci pada keramaian Dan terkadang aku lebih suka pada kesunyian Ada apa denganku?

My Hope and My Gratitude

Setelah melalui drama demi drama, Alhamdulillah operasinya selesai dan berjalan dengan lancar. Harapan saya sekarang adalah semoga masa pemulihannya bisa dilalui dengan aman, dan cepat sehat seperti sedia kala. Terima kasih untuk teman - teman yang sudah datang dan menyempatkan diri serta waktunya untuk berkunjung. Buat Bapak sama Mak yang selalu ada menemani di sini, yang kemarin ngantar dan menemani disaat menjelang operasi. Buat kakak - kakak dan adik - adik yang selalu memberi semangat, dan buat semua yang sudah datang dan memberikan do'a nya.  .... لاشفاء إلا شفائك ... إغفرلى يا رب ...

Do'a ku

Hari-hari berlalu begitu cepat Usiaku juga kian bertambah Tapi... Bagaimana dengan amalku? Tuhan... Berikan hidayah-Mu padaku Aku ingin disetiap tarikan  nafasku Aku selalu mengingat-Mu Aku ingin disetiap denyut nadiku Ada Engkau bersamaku Aku ingin disetiap detak jantungku Ada Engkau disampingku Tuhan... Ampuni dosa-dosaku Beri aku kekuatan agar aku selalu mematuhi-Mu Beri aku pemahaman betapa Engkau mengasihiku Jangan biarkan aku tersesat dan keluar dari jalan-Mu Tuhan... Aku merindukan-Mu Ampuni segala kesalahanku Dan bimbing aku agar selalu berada dijalan-Mu Aamiin...

Federico García Lorca

Apa  yang kurasakan? Seperti Lorca, apa aku juga tahu kapan ajalku menjemput? Kurasakan ada beberapa bagian dari tubuhku yang terasa begitu sakit. Apa aku akan mati? Lalu kemana akhir perjalananku nanti? Menuju kebahagiaan hakiki bersama Ilahi Rabby, atau merasakan penderitaan abadi, yang takkan ada henti.... 26 Januari 2010

When You Don't Even Know

Baca dialog pada gambarnya dulu ya, baru lanjut ke bawah. Sudah?? Ok. Sekarang kita masuk ke pembahasan.. Barangkali saya termasuk salah satu dari sekian banyak orang yang  sering merasa seperti itu. Adakalanya dimana kita merasa sedih, lesu, lemas, tidak bersemangat dalam banyak hal, feeling numb, galau, dan lain-lain. Tapi ketika orang lain mencoba membantu dengan bertanya, "Hey, kamu kenapa? Ada masalah atau ada yang salah?". Justru disitu terkadang saya merasa sedih (eaaak). I mean, what we're supposed to answer to that question above, when we don't even know what the actual hell is wrong with us? With ourselves? Saya yakin sebenarnya kita tahu dan paham betul apa yang salah dan apa yang tidak sesuai sehingga kita bersikap seperti itu. Tapi bagaimana menjelaskan dan mengutarakan hal itu kepada orang lain lah yang membuat kita tambah bingung. Karena, bukan hanya satu hal tapi ada banyak hal yang bisa menyebabkan itu terjadi. Dan ketika orang lain be...

I'm Jealous (Jake Omega) Part I

16 tahun yang lalu Saat itu sore hari, tepat seminggu setelah kepergian grandpa, keluargaku sedang bercengkerama di teras depan rumah. Sementara aku, seperti biasa aku mengasingkan diri di sudut teras sambil memegang buku bacaanku.  Kemudian Uncle Jhon muncul dari dalam rumah dan berjalan kearahku, dia lalu memegang kedua pundakku dan berkata "I'm jealous, Jake. I really am." "With whom, uncle Jhon? And why?" tanyaku penuh rasa ingin tahu. "You're just too young to understand that, my boy." Dia menghela nafas, kemudian mengacak-acak rambutku dengan tangan besarnya, seraya tersenyum lembut. Tak pernah sekalipun aku menyangka bahwa itu adalah percakapan terakhirku dengan uncle Jhon. Setelah itu dia menghilang dan aku tak pernah lagi mendengar kabar darinya sejak saat itu. Namun secara perlahan, rahasia demi rahasia kelam yang selama ini ditutupi di rumah keluarga angkatku mulai terbuka. Hal yang selama ini tidak pernah ku bayangkan. *** To be ...